Sabtu, 23 Januari 2016

Cara bertanam hidroponik bagi pemula



 Menanam hidroponik itu mudah dan menyenangkan. Cara bertanam secara hidroponik memiliki berbagai teknik mulai yang paling sederhana sampai yang canggih, mulai yang murah sampai yang mahal. Mulai yang hanya menggunakan barang bekas, sampai yang modern dengan menggunakan green house dan teknologi tepat guna lainnya untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Selanjutnya, pada kesempatan ini  mari kita coba menanam dengan cara yang paling sederhana : 

 Truuuss langkah langkahnya bagaimana,...??? dari pada banyak tanya langsung saja menuju TKP..




bahan yang harus di persiapkan:-Botol bekas air mineral / aqua-Gunting/cutter-Gelas plastik kecil bekas-Arang sekam-Bibit Kangkung darat-Solder atau paku-Cairan nutrisi hidroponik 

Langkah Pembuatan
Gelas kecil yang telah disediakan diberi lubang merata pada bagian bawah dan samping memutar. Gelas ini nantinya  digunakan untuk wadah sekam bakar dan tempat penanaman bibit kangkung.Botol aqua dalam posisi rebah mendatar, dan bagian atas dibuat dua buah lubang saja yang cukup besar untuk memasukkan gelas plastik tadi. Jika digunakan botol yang lebih besar panjang bisa ditambahkan jumlah lubangnya. 
Botol aqua ini nantinya berfungsi untuk tempat larutan nutrisi hidroponik. Jangan lupa untuk memberikan lubang dengan solder atau paku / kawat yang dipanasi pada beberapa bagian botol untuk tempat sirkulasi udara. Lubang ini dibuat di atas ketinggian air larutan hidroponik.
Bibit kangkung yang sebelumnya telah disemai, diambil dan media tanam yang terikut dibersihkan dengan air. Bisa langsung di pancuran kran atau di ember. Setelah itu akar kangkung dimasukkan ke dalam gelas plastik dengan posisi akar sebagian dikeluarkan lewat lubang bagian bawah, agar nanti langsung menyentuh larutan nutrisi. 
Sekam bakar kemudian ditimbunkan kedalam gelas plastik hingga tanaman dapat berdiri dengan tegak. Siram dengan air.Masukkan air nutrisi ke dalam botol dan gelas plastik dimasukkan ke dalam tempat lubangnya.
hidroponik-botol-rebah-2-hari

Kangkung hidroponik botol 1 hari setelah tanam.

Agar botol yang bentuknya bulat ini berada dalam posisi rebah tidak terguling, bisa digabungkan dua atau tiga buah botol sekaligus dengan ikatan tali atau digabung dengan cara disteples pada sisinya.Model Botol Berdiri Botol diiris jadi dua kira-kira dari kepala botol sepanjang sepertiga tinggi botol. Bagian atas botol akan diposisikan terbalik hingga dapat difungsikan sebagai tempat media sekam dan penanaman. Pada bagian tutup botol dan sekelilingnya dibuat lubang sebagai sirkulasi air, udara dan tempat keluarnya akar. Bagian badan botol juga dilubangi untuk sirkulasi udara.
hidroponik-botol-berdiri
Bibit kangkung kemudian ditanam dengan cara sebagian akar keluar lubang bawah yang dibuat di tutup botol tadi. Jika akar terlalu pendek, bisa dicari cara dengan pemasangan sumbu dari kain agar air dari bawah bisa naik ke atas media dan perakaran (sistem wick / sistem sumbu). Isi badan botol dengan larutan nutrisi hidroponik, tidak perlu direndam semua cukup sampai sebagian akar yang berada di bawah tutup botol, tinggal menunggu tanaman tumbuh dan berkembang.
hidroponik-botol-berdiri-2hst
Tanaman hidroponik tetap membutuhkan sinar matahari, tempatkan di tempat yang mendapat banyak sinar namun jangan kena air hujan, agar larutan nutrisi tidak menjadi encer. Jangan terlupa untuk pengecekan larutan nutrisi dalam botol karena volumenya akan berkurang akibat diserap tanaman dan penguapan. Tambahkan larutan nutrisi secara berkala.
hidroponik-gelas-aqua
Hidroponik dengan gelas aqua dan spon sebagai media tanam.Hama dan Penyakit Hama dan penyakit yang ditemui sementara ini adalah kutu putih pada tanaman kangkung dan ulat pada daun sawi. Karena jumlahnya tidak banyak, pemberantasan hama-hama ini masih dengan cara manual yaitu digilas pakai tangan.Hasil Praktek Hidroponik Setelah 17 HariBerikut ini foto kangkung hidroponik botol aqua setelah 17 hari usai tanam.
kangkung-botol-rebah-siap-panen
Dari 6 tanaman kangkung yang ada pada tiap botol mampu menghabiskan larutan nutrisi dalam satu hari, bahkan pada tiga hari terakhir jam 2 siang larutan sudah habis.
kangkung-botol-berdiri-siap-panen
Model botol berdiri setelah 17 hari, batang tumbuh tegak dan daun-daunnya berwarna hijau tidak mengalami klorosis. Daun yang klorosis berwarna kuning. Sementara itu di dalam botol larutan tumbuh lumut-lumut berwarna hijau.Saran untuk Perbaikan1. Agar larutan tidak ditumbuhi lumut, bagian luar botol dapat dilapisi cat berwarna gelap atau dibungkus plastik berwarna gelap sehingga sinar matahari tidak dapat masuk.2. Ukuran botol terlalu kecil, sehingga larutan cepat habis. Botol bisa diganti dengan  yang memiliki volume lebih besar.3. Penanaman awal tidak harus dengan cara akar dikeluarkan hingga menyentuh larutan nutrisi. Pada prakteknya yang penting larutan nutrisi dapat menjangkau media, entah dengan bantuan sumbu atau sebagian media yang masuk tercelup ke dalam larutan,  tanaman tetap tumbuh baik.4. Penggunaan spon untuk media tanam pada praktek ini hasilnya kurang memuaskan.

sumber di ambil dari ( http://daunijo.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar